Super Ita ELF

Beranda » Super Junior » Donghae » [FF] THE LOST PRINCESS Part 2

[FF] THE LOST PRINCESS Part 2

 

Author : Choiyongjin_chi_elf

 

Cast : Kim Seo Rin (You), Lee Donghae

 

Genre : Tak Jelas. Maybe, Romance(?) and Comedy(?)#plakk

 

Length : Chapter

 

 

mian, kalau FF nya semakin kacau and enggak karuan*bow*

mian juga, soal ngepost epep nya lama buanget^^

 

HAPPY READING CHINGUDEUL^^

-THE LOST PRINCESS-

Seo Rin POV

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 malam, suasana istana pun terlihat cukup sepi. Tak banyak orang yang berlalu lalang disana, hanya ada beberapa orang penjaga yang berjaga di setiap sudut istana. Sekarang waktu yang tepat untuk melaksanankan ide yang sudah ku susun tadi.

 

Aku mulai berjalan mengendap-endap menuju gerbang utara istana. Dengan memanggul tas ransel besar dipunggungku. Aku hanya berharap semoga tak ada yang curiga dengah penampilanku  yang terlihat sedikit unik ini…hahaha.

“Hei… kau siapa dan sedang apa kau disini? Kau pencuri ya?” ucap tiba-tiba, seorang penjaga istana dengan suara cemprengnya itu padaku.

 

Bagaimana bisa dia tak mengenali putri Kim Seo Rin dan malah menuduhku sebagai pencuri. Sungguh terlalu. Ya … Sudahlah, dari pada ketahuan. “Ah, saya bukan pencuri tuan. Saya Dayang di bagian seni  dan hari ini saya diperbolehkan pulang, karena nenek saya sedang sakit tuan. Jadi tolong perbolehkan saya lewat.” Jawabku panjang lebar sambil memasang wajah memelas pada penjaga bersuara cempreng tersebut.

“Kau tidak bohongkan? Aku tak percaya. Kau sangat mencurigakan, mengendap-endap ditengah malam dan lagi hanbokmu tak terlihat seperti dayang-dayang seni lainnya, ini terlihat terlalu mewah” ucap penjaga itu ketus sambil menunjuk hanbok yang yang kugunakan.

 

“Saya tidak bohong tuan. Kalau anda tidak percaya silakan tanyakan ke kepala dayang bagian seni. Tolong tuan, saya tak punya banyak waktu, ne..nenekku sedang sekarat” ucap ku  dengan  isakan yang kubuat-buat.

 

Penjaga itu menatap ku dengan tatapan miris. Wajahnya sekarang benar-benar terlihat aneh. Aku benar-benar ingin tertawa sekarang, namun kutahan agar acting ku ini tidak mubazir dan ketahuan olehnya. Bisa gawat, kalau aku ketahuan. Bisa-bisa aku diserahkan ke appa dan appa langsung menikahkan ku dengan calon tunanganku yang tak jelas siapa itu, atau malah menikahkan ku dengan penjaga bersuara cempreng ini. Itu sangat mengerikan. Aku tak mau><

 

“Baiklah-baiklah, aku percaya padamu… cepat pergi dan temui nenekmu itu” sahut penjaga itu. Membangunkan ku dari hayalan  super mengerikan tadi.

 

“Kamsahamnida tuan, jeongmal kamsahamnida” ucap ku  berkali-kali sambil membungkukkan badan pada penjaga itu. “Aku benar-benar selamat sekarang”, ucapku dalam hati dan berlalu pergi meninggalkan penjaga tersebut dan istana tentunya.

 

“Appa, sekarang kau takkan bisa menjodohkanku” gumanku sambil menyeringai dan tersenyum penuh kemenangan.

Seo Rin POV End

 

-THE LOST PRINCESS-

Pagi hari yang indah nan tenang di istana Gyeongbokgung sepertinya “absen” untuk hari ini. Bagaimana tidak, suasana istana yang biasanya tenang dan damai itu, mendadak menjadi kisruh. Dayang-dayang istana yang biasa sangat anggun, hari ini menjadi sangat “brutal”.

 

Mereka berlarian keseluruh sudut istana dengan mata berapi-api khas kartun negeri sakura*ngaco*. Mengobrak-abrik seluruh ruangan istana, bahkan beberapa dayang istana dengan aktifnya bergeliria di loteng-loteng istana, bak tikus saja. Entah apa yang sebenarnya mereka cari, yang pasti itu sesuatu yang penting. Sepertinya.

 

Setengah hari itu, mereka habiskan untuk kegiatan yang tak jelas tersebut. Sampai akhirnya seorang pria setengah baya, yang diketahui sebagai sekretaris istana, menyuruh mereka menghentikan kegiatan mereka.  Sekretaris Cho segera menyuruh para dayang membereskan kekacauan yang telah mereka buat dan mengajak kepala dayang istana untuk pergi menemui raja Kim.

 

“ Yang mulia, kami sudah mencari putri Seo Rin di setiap sudut istana. Namun, hasilnya nihil. Mianhamnida, jeongmal mianhamnida” ujar sekretaris Cho penuh penyesalan dan di ikuti bungkukan oleh nya serta kepala dayang istana.

 

“Gwenchana” sahut raja Kim penuh ketenangan, sama sekali tak terlihat rasa khawatir di raut wajahnya. Berbeda sekali dengan yang mulia ratu, yang wajahnya diselimuti raut kecemasan. Kekhawatiran.

 

“Kalian telah berusaha dengan baik, kamsahamnida.  Aku tahu ini akan terjadi, jadi aku telah mempersiapakan segala sesuatunya” ujar raja Kim yang membuat yang mulia ratu dan dayang kepala membelalak kaget.

 

“Jangan kaget” ucap raja Kim merespon keterkagetan istrinya dan dayang kepala. “Sekretaris Cho cepat laksanakan rencana kita sekarang juga, dan jangan sampai ketahuan oleh Seo Rin. Lakukan ini dengan rapi” ujar raja Kim dengan seringaian khasnya.

 

“Baik yang mulia, kami permisi dulu” jawab sekretaris Cho sambil membungkuk dan berlalu  pergi bersama dayang kepala, meninggalkan raja kim dan istrinya.

 

“Kim Seo Rin, kau kira appa mu ini bodoh. Kita tunggu saja siapa yang akan menjadi  pemenang dalam permainan ini anakku, sayang…HAHAHAHA”  guman raja Kim, di ikuti tawa keras(?) khasnya.

-THE LOST PRINCESS-

Sementara itu, di waktu yang sama dan di tempat yang berbeda. Seorang yeoja berpakaian hanbok lengkap dengan tas besar dipunggungnya, terus saja berjalan tanpa arah dan tujuan sambil terus mengguman tak jelas sepanjang jalan.

 

Seo Rin POV

 

“Haaaaa…” sepanjang jalan aku terus saja menghembuskan nafas dengan jengkel sambil berguman tak jelas.  Aku lelah. Sejak semalam aku terus berjalan menjauhi istana dan belum beristirahat sama sekali. Sekarang ini yang ku butuhkan adalah tidur. Ya tidur. Tapi aku bisa tidur dimana?? penginapan??? Aku sama sekali tak membawa uang, bagaimana aku bisa mencari penginapan. Jeongmal paboya.

 

Apa lebih baik, aku kembali ke istana saja ya? dan menerima perjodohan bodoh itu. Ah, tidak-tidak… harga dirimu mau kau taruh mana Kim Seo Rin. this is ur choice. Nikmati saja. Kapan lagi kau bisa bebas berjalan-jalan tanpa para pengawal nan menyebalkan-mu itu. Anggap ini sebagai liburan… yeah, my challenge vacation  T^T

 

Tapi tetap saja, yang kubutuhkan saat ini adalah TIDUR. Pasti sekarang wajah ku sudah mirip panda karna lingkaran hitam dimataku, hurft. Mengenaskan.

 

“AGASSHI MINGGIIIIIIR, AWAAAA…SSS” teriak seseorang di belakangku dengan lantang, dan dengan suksesnya membuyarkan lamunanku. Belum sempat aku menoleh kearahnya ataupun berinisiatif menghindar seperti instruksi yang diberikannya, tiba-tiba…

 

“BRAAKKK” tubuhku oleng dan jatuh diatas trotoar dengan “passion”nya serta dengan sukses dan “romantis”nya mencium aspal jalanan. Kalau saja trotoar yang ku “tindih” ini adalah Leeteuk super junior, ini akan menjadi adegan “jatuh” ter-romantis sepanjang masa. Tapi, yang ku “tindih” ini aspal,  A-S-P-A-L. What the hell???

 

“Agasshi, Gwenchanayo??” ucap seorang namja sambil membantuku berdiri.

 

“Gwenchana??? Gwenchana dari hongkong??? Hidungku berdarah kau tahu” jawabku sengit pada namja itu.  Kini rasa kantukku benar-benar hilang karnanya.

 

“Mianhamnida Agasshi, aku tidak sengaja. Aku sedang terburu-buru.” Ujarnya lagi padaku. Aku hanya diam dan melotot padanya.

 

“Ah, aku tahu. Ini, 100.000 won  untuk mengobati hidungmu dan tanda permintaan maafku. kurasa ini lebih dari cukup” ucap namja sialan itu sambil menaruh uangnya itu ditelapak tanganku. “Kalau begitu aku pamit, semoga kau cepat sembuh agasshi” lanjutnya enteng dan segera lari meninggalkanku yang masih memandang kepergiaannya dengan wajah “cenggoh”. Sedetik kemudian…

 

“DASAR NAMJA SIALAN,AWAS KAU” teriakku lantang pada punggungnya (?) yang kian lama semakin tak terjangkau pandanganku. Kerumunan orang yang menggelilingku sedari dari pun, beranjak pergi. Sekarang apa yang harus ku lakukan dengan hidung berdarah dan uang ini???

 

Seo Rin POV End

 

-THE LOST PRINCESS-

 

Setelah accident tragis*lebay* yang dialaminya, Seo Rin memutuskan untuk memplester hidungnya dan pergi kesebuah kedai kecil dijalanan myeongdeong untuk membeli makanan karena perutnya sudah tidak bisa dikompromi tingkat kelaparannya (?). Seo Rin memesan banyak makanan disana, mulai dari kimchi, kimbab sampai jajangmyeon dengan porsi jumbo. Dan semua lenyap tak tersisah dilahapnya. Bagaimana bisa orang dengan tingkat “kerakusan” akut itu adalah putri istana Gyeongbokgung. Ckckckck…

 

Puas dengan makanannya, Seo Rin bergegas pergi dari kedai kecil tersebut dan tidak lupa membayar tagihan makanan tentunya. Kini, rasa kantuknya datang lagi karena perut yang telah terisi “kepenuhan”. Dia ingin sekali menjadi menginapan, tapi apa daya uang yang diberi namja sialan tadi, hanya tersisa 500 won. Yang hanya cukup untuk membeli soda kalengan.

 

Dengan langkah terseok, mau tak mau Seo Rin melanjutkan perjalanan tanpa arah nya tersebut. Namun, tiba-tiba saja…

 

“Aha… ya aku bisa tidur di sana” ucapnya tiba-tiba sambil mengeluarkan seringgaian khasnya.

 

Sepertinya ide gila mulai terlintas di otaknya. Seo Rin dengan mantap, masuk kesebuah gedung bertingkat di pusat jalanan Myeondeong. Dan masuk kedalam sebuah ruangan dengan kadar udara yang bisa dikatakan lembab. Kemudian mendudukan dan menyandarkan tubuhnya di sebuah dinding dan memulai tidurnya dengan nyenyak…

 

-THE LOST PRINCESS-

 

LEE DONGHAE POV

 

Hari ini benar-benar hari tersial dalam hidupku, bagaimana tidak, mobil mendadak mogok, harus berlari sampai ke kantor, menabrak yeoja aneh di jalan dan rapat dengan investor yang berakhir dengan kegagalan. SH*T.

 

“Lee sangjangnim, bolehkah saya masuk” ucap seseorang disebrang pintu ruangan kerjaku.

 

“Ya, silahkan masuk sekretaris Kang.” persilahkanku(?) padanya. ”Ada masalah apa?” Tanyaku to the point.

 

“Sangjangnim…setelah rapat tadi, jadwal anda hari ini kosong. Jadi anda bisa pulang cepat. Dan masalah rapat dengan investor yang gagal tadi, saya akan mengaturnya ulang dengan investor lain, yaitu investor dari Choi Coorporation” jelas sekretaris Kang padaku.

 

“Baiklah, aku akan pulang cepat hari ini. Dan masalah rapat investor, usahakan rapat kali ini akan berhasil. Atur jadwal pertemuannya dengan baik. Dan satu lagi, tolong bawa mobilku yang mogok kebengkel, dan ambilkan mobilku yang lain. Ku tunggu 10 menit lagi. Mengerti?”

 

“Iya, sangjangnim, saya mengerti. Kalau begitu saya pamit” balas sekretaris kang sambil membungkuk sopan dan keluar dari ruanganku.

 

Baiklah lebih baik hari ini aku pulang saja. Aku benar-benar butuh istirahat.

 

-THE LOST PRINCESS-

 

Sebelum pulang, aku ingin membasuh wajahku dulu. Sekedar untuk menyegarkan diri. Tapi, ketika aku masuk ke dalam toilet, tiba-tiba saja ada suara rangcauan aneh dari salah satu bilik toilet. Tapi siapa perduli, toh itu bukan urusan. Namun saat, hendak membasuh wajah. Rancauan itu semakin keras terdengar.

 

“Appa aku tak mau dijodohkan, appa saja yang menikah sana… hahaha”

 

Karna penasaran, kuketuk-ketuk pinyu bilik itu. Namun, tidak ada respon yang diberikan, akhirnya ku beranikan diri membuka bilik itu dan…

 

“AAARRRGGGG…..”

 

TBC…


7 Komentar

  1. FebrY mengatakan:

    annyeong reader baru… Febri imnida🙂
    eonni lanjutan ff nya mana….?????

  2. ssekar48 mengatakan:

    bahh jempol buat authornya!! ↖(^o^)↗ geje banget! ditunggu ya lanjutannya (*^▽^*)

  3. allysaislammeyla mengatakan:

    KEREN THOR!!!DAEBAK<3!!!
    LANJUT YAAAA!:)^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: